Sabtu, 21 Mei 2016

Miskonsepsi Tentang Evolusi

Evolusi berarti perubahan pada sifat-sifat terwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Perubahan-perubahan ini disebabkan oleh kombinasi tiga proses utama: variasi, reproduksi, dan seleksi. Sifat-sifat yang menjadi dasar evolusi ini dibawa oleh gen yang diwariskan kepada keturunan suatu makhluk hidup dan menjadi bervariasi dalam suatu populasi. Ketika organisme bereproduksi, keturunannya akan mempunyai sifat-sifat yang baru. Sifat baru dapat diperoleh dari perubahan gen akibat mutasi ataupun transfer gen antar populasi dan antar spesies. Pada spesies yang bereproduksi secara seksual, kombinasi gen yang baru juga dihasilkan oleh rekombinasi genetika, yang dapat meningkatkan variasi antara organisme. Evolusi terjadi ketika perbedaan-perbedaan terwariskan ini menjadi lebih umum atau langka dalam suatu populasi.

Ok itu adalah beberapa penjelasan tentang evolusi. Beberapa miskonsepsi bagi orang awam adalah:

1) Manusia berevolusi dari monyet.

Miskonsepsi yang paling sering kita jumpai adalah bahwa kita (manusia) berasal dari monyet. Ini big wrong banget. Kenyataannya manusia dan monyet punya nenek moyang yang sama, gimana kamu dan sepupu kamu punya kakek yang sama, lalu ada orang yang  bilang kamu anak dari sepupumu?. Oya, ga ada satupun ilmuan yang bilang kalo manusia berevolusi dari monyet.

2) Evolusi tidak pernah terobservasi

Para ahli biologi mendefinisikan evolusi sebagai perubahan dalam sekumpulan gen suatu populasi sejalan dengan waktu. Satu contoh adalah bakteri yang perlahan-pelahan kebal terhadap antibiotik setelah beberapa tahun.

Timbulnya spesies baru yang disebabkan evolusi juga telah diobservasi, baik di laboratorium maupun di alam bebas. Sebagai contoh, (Weinberg, J.R., V.R. Starczak, and D. Jorg, 1992, "Evidence for rapid speciation following a founder event in the laboratory."Evolution 46:1214-1220). Bagian “Observed Instances of Speciation” FAQ dalam arsip talk.origins memberikan beberapa contoh sempurna.

Bahkan tanpa observasi secara langsungpun, adalah salah bila kita mengatakan evolusi tidak pernah terobservasi. Bukti tidaklah terbatas pada melihat sesuatu terjadi dengan mata kepala sendiri. Evolusi membuat prediksi tentang apa yang akan kita lihat dalam catatan fosil, anatomi komparatif, distribusi geografis spesies, dll, dan prediksi-prediksi ini telah diverifikasi berulang kali. Jumlah observasi yang mendukung evolusi amat sangat banyak. Kita juga bisa melihat diri kita sendiri, sifat kita mirip dengan orang tua kita bukan? tapi tidak semua sifat ortu kita turun di diri kita, itu karena mutasi gen.

3) Kenapa nenek moyang kita (manusia, kerja, dll) tidak langsung berevolusi menjadi manusia?

Kamu pikir evolusi kayak pokemon langsung berubah?

Evolusi terjadi selama perlahan-lahan bisa ratusan-ribuan+++ tahun / terjadi secara gradual. Gambar di bawah ini mungkin bisa memperjelasnya.


4) Evolusi tidak menjelaskan asal muasal kehidupan

Ya karena memang itu bukan ranah evolusi. Evolusi menjelaskan tentang keberagaman kehidupan.

5) Evolusi hanya sebuah teori
Ok, pertama-tama kita definisikan dulu apa itu teori. Menurut KBBI Teori adalah 1 pendapat yang didasarkan pada penelitian dan penemuan, didukung oleh data dan argumentasi; 2 penyelidikan eksperimental yang mampu menghasilkan fakta berdasarkan ilmu pasti, logika dan metodolgi. Jadi sudah jelas bahwa 'teori' adalah kebenaran. Yang biasa kalian sebut teori itu adalah hipotesa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar